Tuesday, 29 November 2016

Make Up-ku, Di Hari Pernikahanku~

“Karena make-upmu pada saat menikah itu bukan tentang ratu sehari,
tetapi bagaimana dirimu tetap menjaga supaya tetap terlihat sederhana, 
anggun dan tampak sama dengan tamu yang hadir.”

Ini adalah keputusanku ketika menyiapkan pernikahan yang hanya dalam kurun waktu satu bulan lebih beberapa minggu saja. Aku dilamar secara resmi pada tanggal 23 Juli 2016 dan kedua belah pihak keluarga sepakat untuk melaksanakan pernikahan pada tanggal 10 September 2016.

Dalam menyusun konsep pernikahan impianku yang memang mau serba simple, sederhana, ga terlalu bling-bling penuh hiasan di dekorasinya, make up juga maunya terlihat natural ga bikin pangling dan gamau terlihat tebal sampai kayak topeng—lumayan juga usaha nyari vendornya.
 photo m037.gif photo m037.gif photo m037.gif

Sebagian besar Make Up Artist (MUA) yang dicari, rata-rata mendandani pengantin itu tebelnya minta ampun dan butuh berjam-jam untuk di make up. Aku pribadi, benar-benar khawatir ketika di pelaminan nanti, aku terlihat berlebihan (tabarruj). Karena biasanya, ketika di acara pernikahan, yang terlihat tabarruj itu pengantin wanitanya bukan para tamu wanita yang hadir. Karena dandanan pengantin wanita tersebut paling beda sendiri, paling cantik, paling terlihat dandanannya di antara wanita-wanita lain yang datang. 

So, aku benar-benar mencari MUA yang benar-benar bisa mendandani aku sesuai yang aku mau; kelihatan natural, tidak tebal dan menyamai tamu-tamu yang hadir. Minimal, make upku itu harus sama seperti para wanita di keluarga besarku yang nanti akan didandani. Aku ga mau beda sendiri, titik. Dan ga semua MUA itu, mau di request kayak gitu. Aku pernah dengar, beberapa MUA ada yang awalnya menyanggupi sesuai request, ketika hari H, mereka mendandani pengantin sesuai cara mereka dan tidak menepati janji yang dibuat ketika meeting. Ujung-ujungnya, dandanan sang pengantin wanita tetap terlihat tebal seperti biasa~ grrr.
 photo 15.gif photo 15.gif photo 15.gif
Dan biasanya, make up pernikahan yang terlihat sederhana itu ada di pernikahannya wanita-wanita korea atau di pernikahannya orang-orang barat. Coba aja kalian searching, dandanan mereka flawless banget. Dan bener-bener pengen ketika menikah make upku itu kayak para wanita korea atau para wanita bule. Karena make up pernikahan di Indonesia, biasanya itu tebal, dempul dan warna make upnya lebih ke warna cokelat tua dibandingkan ke putih hehe.
 photo 27.gif photo 27.gif photo 27.gif
Akhirnya, setelah merenung untuk sekian lama, aku ingat punya teman yang make upnya sesuai yang aku mau. Sederhana banget, sis. Flawless dan ga perlu waktu lama duduk berjam-jam dandan sebelum nikah. Pas banget emang dia punya bisnis MUA juga. Jadi, aku hubungi dia dari jauh-jauh hari supaya buat jadwal. Soalnya, jadwal dia penuh banget, kalau ga cepet-cepet buat janji, terancam cari MUA lain dan itu susah -,-
 photo 34.gif photo 34.gif photo 34.gif
Daaann temenku itu namanya Midaaaa. Klo penasaran sama hasil make upnya, bisa buka Instagram MUAnya @hamidahrachmamakeup atau cek di Instagram pribadinya @hamidahrachmayanti dan aku benar-benar memastikan ke dia kalau dia bisa dandanin aku macam pengantin korea. Jadi contoh foto make up dari hasil searching yang aku mau, terus aku kirim ke dia daaann dia sanggup doongss. Alhamdulillah, yuhuuu.
 photo m135.gif photo m135.gif photo m135.gif
Special request lanjutan adalah dandanku harus sama kayak dandanan para wanita di keluarga besarku yang juga di make up sama teamnya. Ga boleh, beda. Titik. So, karena akad nikahku jam delapan pagi, Mida dan teamnya datang jam empat pagi. Aku tanya ke Mida, butuh berapa lama dandanin akunya? Dia bilang ga lama, sekitar empat puluh menitan gitu deh, jadinya akunya santai-santai dan malah minta ibuku di dandanin duluan sama Mida. Sambil nunggu ibuku dan saudaraku yang lain di dandanin Mida, aku malah guling-gulingan di kasur mainan hape wakwaaw.
 photo 40.gif photo 40.gif photo 40.gif
Akhirnya, aku didandanin jam setengah enam pagi malah AHAHAHA. Emang beneran ga lama, sambil didandanin, sambil ngobrol ketawa ketiwi sampai akhirnya jam setengah tujuh lewat dikit akunya udah selesai di dandanin. Tinggal pake crown di atas kepala, sama team Memorize Photography yang mau buat video dan foto-foto pas make up datang menghampiri~ 

So, ini hasil make upnya :

Bagguuuuss, bangeet kaaann!!
Aku puaasss, syekaliiii. Lalalala~
 photo m015.gif photo m004.gif photo m015.gif
Dan, ini adalah foto bareng sang nona 
yang sudah mengerti requestku yang cemacem ehehe
Thank Youuu, honey bunny sweety #hugs2
 photo m032.gif photo m032.gif photo m032.gif

Jadi, untuk teman-temanku semua yang sedang mempersiapkan pernikahan dan bingung MUAnya siapaa...
Atau sama-sama pengen dandanannya sama kayak pernikahanku waktu itu, bisa langsung follow Instagramnya : @hamidahrachmamakeup yaa.
 photo m105.gif photo m105.gif photo m105.gif
Untuk menikah, ga perlu dandanan yang serba tebal, membuat kaget setiap tamu yang hadir karena kalian terlihat 'berbeda' dari biasanya. 
Kalian masih bisa banget kelihatan syar'i, kok. Kerudungnya tetap menutupi dada, dandanan sederhana, ga perlu pakai punuk unta yang cettaarr membahana sampai menjulang tinggi ke atas. 
Aku sudah membuktikan bisa, kalian juga pasti bisa :)

"Karena untuk wanita, semakin sederhana tampilan wajahnya, 
semakin cantik ia terlihat oleh mata~"
You know why?
-Because you are beautiful, just the way you are-
 photo 82.gif photo 82.gif photo 82.gif

9 comments:

  1. cantik banget mbak dhira....congrats ya..barokallah

    ReplyDelete
  2. kalo nikahku setelah mab dhira, pasti aku bakal niru konsepnya, haha
    sayangnya aku nikah 4 bulan sebelum mba dhira. Eh, tapi Alhamdulillah ding ya :)

    ReplyDelete
  3. Terimakasih sharingnya kakak, sangat menginspirasi sekali. Smg menjadi pemberat amal.

    ReplyDelete
  4. Aku juga pengeeeen banget dandanan pas nikah nanti flawless dan ga berlebihan. Tapi ya itu kayanya susah cari MUA nya. Malah berencana mau make up sendiri hehe :D Barakallah mba dhira, semoga bisa menginspirasi yang lain buat menyederhanakan acara nikahnya, amiiin :)

    ReplyDelete
  5. Saya laki-laki dan sepakat. Dandan kayak tebel-tebel bikin perempuan ga beda sama badut. Nice post mbak

    ReplyDelete
  6. Saya laki-laki dan sepakat. Dandan kayak tebel-tebel bikin perempuan ga beda sama badut. Nice post mbak

    ReplyDelete