Thursday, 24 March 2016

Kegaduhan Di Dalam U-Bahn

Volkert Family 14, dari sudut pandang wanita pujaan sepupuku yang memiliki nama paling panjang dalam silsilah keluarga.

Baca ini dulu sebelum melanjutkan (klik link), Volkert Family Trees & Sinopsis Cerita

Genre : Romance, Comedy
Sinopsis : Ketika pria tampan itu berhasil membuat heboh segerombolan warga Indonesia.

Word Count : 1831 / 2000

Cuaca semakin dingin ketika pada akhirnya kereta bawah tanah yang Eslem dan aku tunggu selama hampir satu jam berhenti persis di depan kami. Kereta jenis ini berwarna perak dengan garis hijau muda memanjang yang dibuat pemerintah karena mempertimbangkan para warga yang berjalan tidak menggunakan kedua kakinya, tetapi memakai kursi roda. 

Kereta bawah tanah ini berbeda dengan jenis kereta bawah tanah model lama karena pintu masuknya tidak tinggi, tetapi datar sejajar dengan lantai peron. Kereta-kereta bawah tanah model lama dapat mudah dikenali karena bentuknya yang ketinggalan zaman, berwarna hijau tua mencolok dan tidak dapat dinaiki para pengguna kursi roda karena pintu masuknya terlalu tinggi—sangat sempit jika kursi rodanya berukuran besar. Seperti milik Eslem…

Tuesday, 15 March 2016

Saat Empat Malaikat Turun Ke Bumi...

-Berhubung komentar di postingan Apa Pendapat Kalian Tentang Serial Volkert Family? sudah lebih dari 20 sebelum tanggal 20 Maret, aku kasih bonus. Posting serial baru lebih cepaat. Khusus untuk kaliaann :) Thanks for comment and SELAMAT MEMBACAA!! :) -


****
Volkert Family 13, dari sudut pandang mahasiswi semester empat jurusan “Ernährungswissenschaften” Martin-Luther-Universität Halle-Wittenberg. 

Baca ini dulu sebelum melanjutkan (klik link) ~> Volkert Family Trees & Sinopsis Cerita

Genre : Comedy
Sinopsis : Ini pasti malam yang diberkati Allah karena ada empat malaikat turun ke bumi dan mampir untuk shalat Maghrib berjamaah di Masjid Indo, Berlin. Surga dunia memang ada, kawan. Percayalah.

Word Count : 2085/2500

Hari ini, untuk kesekian kalinya aku dan para mahasiswi Halle lainnya berkunjung kembali ke Kota Berlin untuk menghadiri pengajian rutin bulanan di Masjid Al-Falah. Sebenarnya kami tinggal di Kota Halle, kota kecil yang damai di Negara Bagian Sachsen-Anhalt. Cukup jauh dari Berlin dan biasanya kami membutuhkan waktu kurang lebih dua jam menggunakan kereta regional untuk sampai ke ibukota negara ini. 

Sebenarnya perjalanan ini seharusnya terasa panjang, tetapi bagi kami perjalanan Halle-Berlin ini tidak pernah terasa melelahkan karena kami selalu pergi berombongan. Rombongan ‘akhwat-akhwat Halle’ orang-orang biasa menyebut kami. Karena kami semua memakai kerudung panjang, rok lebar, kaos kaki yang menutup kaki kami dan tampak seperti wanita alim dari sudut pandang orang-orang. Tak apa, lebih baik disebut alim dibandingkan orang jahat, kan? Eh satu lagi, heboh. Namanya juga rombongan wanita-wanita, pasti berisik ya cerita sana sini selama perjalanan. Jadi untuk lebih lengkapnya kami adalah rombongan akhwat-akhwat Halle yang heboh nan cantik, cerdas dan ceria. Apasih…

Friday, 11 March 2016

Apa Pendapat Kalian Tentang Serial Volkert Family?

Hello, guys!
Woow, ga kerasa sudah kurang lebih enam bulan, gue menulis Serial Volkert Family. Di mulai dari imajinasi sederhana gue selama bertahun-tahun yang lalu sebenernya. Hingga akhirnya, gue iseng menuliskan imajinasi gue akan cerita ini ke dalam suatu cerita fiksi yang sederhana.
 photo m161.gif photo m161.gif photo m161.gif
Ga nyangka, banyak diantara temen-temen semua yang dengan semangatnya mention di Twitter, Instagram, Facebook, sampai nge chat gue langsung via Line dan Whatsapp hanya sekedar memberi semangat supaya gue ga berhenti ngelanjutin Serial Volkert Family ini. Woow, amaziing~
 photo m153.gif photo m153.gif photo m153.gif

Sinopsis & Resensi Film : The Teacher's Diary

Movie : The Teacher's Diary 
Thai : คิดถึงวิทยา (Kid Teung Wittaya)
Runtime : 1 hr 44 sec
Release Date : March 20, 2014

INTERNATIONAL TRAILER
Main Cast :
Sukrit Wisetkaew - Song
Chermarn Boonyasak - Ann

Jadi ceritanya gue lagi mencoba membangun mood menulis gue dengan tema tulisan romance-comedy, tapi gagal terus karena akhir-akhir ini tontonan gue itu drama yang genrenya Thriller-Mystery-Romance. Jadi mood gue masih kebawa sama adegan yang isinya psikopatlah, DID (kepribadian ganda)lah, dll. Jadi pasti kalau buat cerita, jatuhnya jadi mencekam gitu. Ntah si tokoh prianya suka sama wanitanya berlebihanlah sampe freak gitu atau tokoh wanitanya yang gantian sukanya berlebihan sampe jadinya gila. 
 photo m029.gif  photo m029.gif  photo m029.gif

Friday, 4 March 2016

Selalu Salah Jalan

(Volkert Family 12, dari sudut pandang seseorang yang selalu kebingungan menghadapi wanita yang bingung arah)

Baca ini dulu sebelum melanjutkan (klik link) ~> Volkert Family Trees & Sinopsis Cerita

Genre : Romance, Comedy
Sinopsis : Sampai kapan, aku terus-terusan jadi guide setiap kamu nyasar?

Word Count : 1185/1500

Suatu hari, ketika aku terpaksa harus berdiri karena U-Bahn1yang aku naiki penuh sekali, seorang wanita berkerudung merah marun motif Libelle2 yang aku kenal, berusaha sekuat tenaga berlari menerobos kerumunan di luar agar bisa masuk ke dalam U-Bahn yang akan berangkat sedetik lagi. Pintu U-Bahn sudah hampir tertutup, ketika aku menggerakkan kaki kananku menghalangi pintu agar pintu terbuka kembali dan ia dapat masuk ke dalam kereta bawah tanah yang penuh sesak ini.

Ia berhasil masuk, menjejalkan dirinya diantara penumpang, menurunkan syal wol hitam tebal yang menutupi hidung sampai lehernya dan berusaha berbicara di sela-sela nafasnya yang naik turun, “Dan..ke3.” Ujarnya putus-putus.

Thursday, 3 March 2016

Cinta yang Membutakan

(Volkert Family 11, dari sudut pandang seorang wanita gila yang tidak sadar bahwa ia sudah mulai menjadi gila)

Baca ini dulu sebelum melanjutkan (klik link) ~> Volkert Family Trees & Sinopsis Cerita

Genre : Romance, Tragedy
Sinopsis : Cinta sejati itu adalah cinta yang aku bawa sampai mati.

World Count : 1420/1500

Currently Listening : 
‘Utopia -  Mencintaimu Sampan Mati’
(dari Single Album, rilis tahun 2010)

‘Kau adalah hatiku
kau belahan jiwaku
Seperti itu ku mencintaimu sampai 
mati…’

Aku ingat, ketika kejadian menggemparkan itu terjadi pada suatu sore. Kejadian yang tidak pernah aku mengerti sampai sekarang, mengapa semua orang begitu marah, padahal apa yang aku lakukan hanyalah mengungkapkan suatu kebenaran yang selama ini aku simpan.