Tuesday, 6 January 2015

Apa yang Membuatmu Menungguku?

Jika aku boleh bertanya,
mengapa kau selalu berdiri di sana, menungguku tanpa banyak bicara?

Jika aku boleh meminta,
mengapa tidak kau coba membalikkan badanmu ke arah sana, dan akan kau lihat betapa banyak wanita yang berdiri dengan anggun di belakangmu untuk kau pilih menjadi permainsuri di atas singgasanamu?

Jika aku boleh menyapa,
kau sebenarnya lelaki macam apa? Yang rela menungguku begitu lama, padahal aku tidak pernah menjanjikan apa-apa?

Wahai pria di ujung sana,
Mengapa wanita sepertiku layak untuk kau tunggu?
Apa yang ada padaku, sehingga kau tetap memaksa bertahan berdiri disana tanpa memberikan kesempatan wanita lain untuk mengisi hatimu?

Tidakkah kau merasa bahwa sekarang kau membuang-buang waktu?

("Tidak, Dhira. Ini yang namanya cinta"), ku dengar kau berkata.

Mari coba lihat ke arah belakangmu, wahai pria di ujung sana...

Wanita itu cantik. Bahkan kecantikanya melebihiku.
Pengetahuan agamanya luas, bahkan melebihi pengetahuanku.
Ucapannya lemah lembut, tidak seperti diriku. 
Wanita itu terlihat dewasa, sedangkan aku seperti anak manja.

Aku tidak sesempurna wanita itu, yang berdiri di sana,
wanita yang katanya berharap kau pilih menjadi pendamping setia.

Masih banyak hal yang harus kupebaiki,
masih banyak hal yang ada pada diriku yang harus aku benahi.

Sampai kapan kau terus begini?
Rela lama menungguku yang masih seperti ini,
aku yang masih terus berusaha memperbaiki diri?

Tidakkah kau lelah, wahai pria di ujung sana? 
Masihkah wanita sepertiku layak untuk kau tunggu?

Bogor, 6 Januari 2015
Di sini, aku terpaku.
Bingung, menghadapi orang sepertimu

9 comments:

  1. Kalo inget ada lagu jaman baheula,yg syairnya kurleb,"kalo cinta sudah melekat,gula jawa rasa coklat"..tp ada sebagian orang yg tetap memilih gula jawa dgn segala kesederhanaan rasanya.
    hey girl..mungkin dia hanya mencitaimu apa adanya,krn kamu gula jawa ku

    ReplyDelete
  2. Apakah lelaki itu aku #GR

    ReplyDelete
  3. setiap orang pasti memiliki alasan tertentu dalam melakukan sesuatu. tentang menunggu yang kata sebagian orang adalah pekerjaan paling menyebalkan dan membosankan, ia pasti punya alasannya. Tentang menunggu, apakah pria itu benar-benar menunggu ? atau mungkin pria itu sedang menyiapkan sesuatu untuk mengakhri kebosanan akibat menunggu?.
    Mungkin pria itu sekarang sedang memperbaiki dirinya karena setiap pribadi pasti memiliki cela, jadi berhentilah membicarakan ketidak-sempurnaan krn tiada yang sempurna.
    Tentang menunggu, mungkinkah keduanya saling menunggu ??..

    ReplyDelete
  4. menunggumu? jangan terlalu gr kak!

    Becanda kak. tapi itulah perasaan, tak bisa dijelaskan dan sulit diungkap kata :)

    Menurut saya, org seperti kakak layak di tunggu :D

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. jangan menyebut orang yg menunggu itu membuang-buang waktu, karena sebagian orang menikmati saat-saat menunggu itu sembari memperbaiki dan memantaskan dirinya.. :D

    ReplyDelete
  7. Heuheuy deudeuh,siape nie?? Kok mama blm dikenalin? Hihihi si mama kepo..

    ReplyDelete
  8. Aku rela menunggu kau, karna engkau adalah mutiara indah di luasnya samudra, lebih bernilai daripada hamparan pasir di pantai.

    Lagi galau niih... hihi...

    ReplyDelete
  9. menunggu.. setlah baca tulisanmu ini.. aku makin yakin akan selalu menunggu sampai sampai dia menerimaku
    eeaaaa

    ReplyDelete