Wednesday, 30 December 2015

Chat Room; Keluarga Masa Kini 2 - Salah Jalan

-SERIAL VOLKERT FAMILY 4-

Baca ini dulu, sebelum melanjutkan (klik link) ~> Volkert Family Trees & Sinopsis Cerita

Keluarga terdekat kami berkumpul dalam satu chat room whatsapp.
Terdiri dari keluarga sulung :
Putera tertua di keluarga itu ayahku, Vincent namanya. Menikah dengan ibuku, Rika.
Dikaruniai lima orang anak :
Pertama, Aida (sudah dipanggil Tuhan yang Maha Kuasa)
Kedua, Eleanor, 33 th (Mba Lea), Suaminya Mas Reza, 35 th.
Ketiga, Yuri, 30 th (Mba Yuri), Suaminya Mas Andra, 34 th
Keempat, Keinan Dimitri, 26 th (Kei, Inan atau Mitya, panggilanku)
Kelima, Liliana, 21 th (Lili, Lian atau Ana)

Keluarga Kedua :
Adik ayahku yang pertama, Demian (Om Ian) menikah dengan Tante Maya.
Dikaruniai tiga orang anak :
Pertama, Freya, 28 th (Mba Freya)
Kedua, Aidan, 26 th (Dan)
Ketiga, Queensha, 16 th (Queen)

Keluarga Ketiga :
Adik Ayahku yang kedua, Cedric (Om Ced) menikah dengan Tante Silvi.
Dikaruniai dua orang anak :
Pertama, Ezra, 26 th.
Kedua, Rhea, 16 th.

Keluarga Bungsu :
Adik ayahku yang terakhir, Alaric (Om Al) menikah dengan Tante Sisi
Dikaruniai dua orang anak :
Pertama, Nindra, 26 th.
Kedua, Daffa, 7 th.

Kami semua berkumpul dalam sebuah grup keluarga bernama ‘Keluarga Masa Kini’, Ezra yang kasih nama. Jangan tanya alasannya kenapa.

Dan chat kami pagi ini adalah…
Chat room, “Keluarga Masa Kini“ :

Chat Room Keluarga Masa Kini dari Hape Nindra :

Saturday, 19 December 2015

Ketika Aku Merindukannya

-SERIAL VOLKERT FAMILY 3-

Baca ini dulu, sebelum melanjutkan (klik link) ~> Volkert Family Trees & Sinopsis Cerita

Assalamu’alaykum, Keinan.
Apa kabarnya? (09.05)
Keinan Dimitri Volkert
Wa’alaykum salam
Alhamdulillah, baik (10.47)

Thursday, 17 December 2015

Chat Room; Keluarga Masa Kini 1

-SERIAL VOLKERT FAMILY 2-

Baca ini dulu, sebelum melanjutkan (klik link) ~> Volkert Family Trees & Sinopsis Cerita

Keluarga terdekat kami berkumpul dalam satu chat room whatsapp.
Terdiri dari keluarga sulung :
Putera tertua di keluarga itu ayahku, Vincent namanya. Menikah dengan ibuku, Rika.
Dikaruniai lima orang anak :
Pertama, Aida (sudah dipanggil Tuhan yang Maha Kuasa)
Kedua, Eleanor, 33 th (Mba Lea), Suaminya Mas Reza, 35 th.
Ketiga, Yuri, 30 th (Mba Yuri), Suaminya Mas Andra, 34 th
Keempat, Keinan Dimitri, 26 th (Kei, Inan atau Mitya, panggilanku)
Kelima, Liliana, 21 th (Lili, Lian atau Ana)

Wednesday, 2 December 2015

Ketika Penantian Terlalu Lama

(Challange Narasi dari Gambar di atas)

“Masih lamakah aku harus menunggu?
Atau kau hanya menipu, ketika mengatakan mencintaiku?“

Ini adalah tentangmu, seseorang yang mengatakan mencintaiku tetapi tidak pernah datang melamarku.
Tentangmu yang mengatakan cinta, tetapi tidak pernah membuktikannya kepadaku secara nyata.
Tentangmu yang terus menunda-nunda, membuatku semakin lelah karenanya.

Thursday, 19 November 2015

Hal Apa yang Membuat Orang Tuamu Bahagia?

Beberapa bulan terakhir ini, diusia gue yang sebentar lagi bertambah – time flies too fast to growing older :( Ada satu hal yang benar-benar menjadi pertanyaan besar buat gue, yang bikin gue gelisah dan berhasil bikin gue ga bisa tidur selama berhari-hari.

Pertanyaan ini sederhana sebenarnya, pertanyaan yang selalu gue tanya ke Allah dalam do’a-do’a gue, sebuah pertanyaan yang gue ajukan dalam tangis selepas shalat, sebuah pertanyaan yang tetap gue lontarkan di setiap perjalanan gue sambil menatap awan-awan yang berubah-ubah bentuknya dari dalam mobil, “Ya Allah,usiaku sebentar lagi bertambah, tetapi aku merasa belum bisa membahagiakan orang tuaku. Jadi tolong Ya Allah tunjukkan kepadaku, hal apa yang bisa aku lakukan agar membuat orang tuaku bahagia?”

Thursday, 12 November 2015

Pahitnya Hidup di Luar Negeri #1

Kemarin ketika gue lagi suntuk-suntuknya, gue iseng buka path. Dari banyak status yang berseliweran di timeline path gue, mata gue yang lelah ini tiba-tiba tertuju sama postingan baru temen gue yang tumben-tumbenan ngasih link postingan tulisan terbarunya. Namanya Gilang, Mahasiswa Kedokteran di Kota Dresden, Jerman.

Serius gue penasaran, karena hobinya dia itu seringnya posting foto makhluk halus di path yang diposting di sesuain sama jam Indonesia. Jadi kalau di Indonesia udah malem, saatnya dia beraksi posting foto-foto ngajak ribut itu. Untung gue kebal, kadang gue kerjain balik dia :p Jadi, kan gue penasaran dengan hobi baru dia yang posting sesuatu selain gambar makhluk halus. Yaudah deh, gue pencet itu link tumblrnya dia. Eh, gue malah jadi dapet ide nulis baru. Danke, Lang!

Jadi ceritanya, Gilang ini sharing tentang pahitnya hidup di luar negeri alias menjelaskan sisi pahitnya anak rantau. Pas gue baca postingannya dia (bisa di baca di sini : http://gilangkazuyashimurajuliansyah.tumblr.com/ ) gue ketawa-ketawa sendiri karena emang benar adanya. Bedanya, dia anak kuliahan kan, kalau gue dulu tipe anak rantau kere yang kerja di Jerman dengan gaji seadanya hehe.

Sunday, 8 November 2015

Hari yang Tepat Untuk Mencintaimu

-FLASH FICTION-

Word Count : 338/500

7 November 2015,

hari di mana – hari-hari yang dingin sebelumnya berubah menjadi hangat di hari ini. Hari di mana, saat aku duduk di dalam kereta mengharapkan kehadiran sosokmu, ketika kereta yang aku naiki ini berhenti di stasiun tempat kau biasa menunggu kereta ini datang.

Ketika Pintu Hatiku Diketuk Kembali

Pintu hatiku diketuk lagi. Oleh seseorang yang sudah kuhapus pergi. Seseorang yang sudah dengan tega menyakitiku untuk kesekian kalinya. Aku akui dia berhasil. Berhasil menjatuhkanku ke dasar lubang paling dalam kehidupanku. Menyisakan bekas luka-luka menganga yang sulit sekali aku sembuhkan karena pengkhianatannya. Kau tahu, seandainya aku tidak punya satu orangpun yang berada di sisiku untuk membantuku berdiri tegap kembali, mungkin aku sudah jadi gila karenamu.

Thursday, 5 November 2015

Germany & Dhira : Ketika Gadis Desa Pindah Ke Kota…

Hari itu, gue hijrah. Dari Jerman Selatan ke bagian Jerman daerah atas. Dari desa kecil yang ga punya stasiun ke kota besar yang punya banyak stasiun. Pindah dari daerah yang tadinya orang-orang ga tau letaknya di mana ke daerah yang ketika gue nyebut namanya aja, orang langsung tau itu kota apa, letaknya di mana.

Saturday, 24 October 2015

Ketika Pria dan Wanita Patah Hatinya

Ketika seorang pria patah hatinya, 
ia tampak lemah jika tidak segera melupakan pujaan hatinya.
Ketika seorang wanita patah hatinya, 
ia terlihat wajar jika belum bisa segera melupakan orang yang ia cinta.

Pernahkah kalian berfikir bahwa sulit sekali ya, menjadi seorang pria jika persoalannya adalah tentang cinta? Mereka dituntut untuk tegar, harus selalu berfikir logis. Mereka terlihat lemah jika belum berhasil melupakan orang yang ia cinta, mereka dianggap bodoh jika masih terus berusaha memperjuangkan wanita yang pernah menolaknya?

Friday, 23 October 2015

Jalan Lain untuk Mencintaimu

“Aku tidak menangis dan yang jatuh itu bukan air mata. 
Melainkan butir-butir kesedihan karena berdiri di depan pintu hatimu yang tak terbuka.“

Aku pernah tak sengaja mendengar ketika kau mengatakan kepada sahabatmu bahwa membuatnya mencintaimu adalah hal yang tersulit untukmu. Tapi apakah kau tahu bahwa membuatmu mencintaiku juga hal yang tersulit untukku? 

Monday, 19 October 2015

Metamorfosa Hijrahnya Dhira

Semua orang berubah, ya kan? Dan pernah ga kalian merasa kalau perubahan kalian itu begitu cepat? Dari beberapa bulan kemarin ke bulan ini, kalian berubah menjadi seseorang yang benar-benar berbeda sampai orang terdekat kalian mengerutkan kening saking bingungnya?

Gue pernah.
Bagi kalian yang kenal deket gue awal tahun ini, ketika ketemu gue hari ini bakalan merasakan perubahan yang beda banget dari diri gue. Apanya yang berubah? Hampir semua. Dari perubahan cara berfikir, emosi, gaya hidup sampai pakaianpun berubah banget.

Saturday, 10 October 2015

Sayembara Menulis Sederhana

Akhir-akhir ini gue itu jarang baca dan sebenernya memang gue itu tipekal orang yang ga begitu suka baca. Lebih seneng diceritain dibandingkan menghabiskan waktu berjam-jam baca buku. Tapi gue sadar banget, untuk jadi penulis hebat memang salah satunya harus banyak baca. Baca apapun dan itu ga harus buku.

Semakin tertampar itu ketika di grup nulis One Week One Paper (OWOP), ada sharing penulis. Penulis tamu yang minggu lalu bersedia berbagi di grup OWOP adalah Gari Rakai Sambu. Beliau bilang begini :

"Writers Block itu ga ada. Itu cuma alasan yang dibuat-buat sama pemalas. Karena writers block biasanya disebabkan dua hal :
1. Males Baca
2. Males (latihan) nulis."

Friday, 9 October 2015

Arti Sahabat

A.R.T.I  S.A.H.A.B.A.T

Saat sayap-sayap impianmu patah, terluka dan merasa tak akan bisa terbang kembali...
Sahabatmu datang, membantu merekatkan kembali impian-impianmu yang kau rasa hancur berkeping-keping. Selalu berdiri di sampingmu, memberi semangat kepadamu, sampai kau bisa menggerakkan sayap-sayap impianmu terbang lagi ke langit yang tinggi.

Wednesday, 16 September 2015

#TIPS MENULIS 2 : Tulisan yang Mudah Dipahami

“Kak, aku kesel. Masa orang-orang pada ngehina tulisan aku. Terus pada bilang ga ngerti sama yang aku tulis. Mereka itu bodoh apa gimana sih? Masa gitu aja ga ngerti. Huh.“
“Gue ini emang liar nulisnya dan banyak yang ga ngerti sama tulisan gue. Gue sih bangga, tandanya gue unik. Ga ada yang bisa nyamain kecerdasan gue berarti, Dhir.“

Kalimat curhatan dan kalimat kepedean diatas sering banget gue denger. Bangga, karena tulisannya ga dimengerti orang lain, kesel karena menganggap orang yang membaca tulisannya bodoh karena ga ngerti setelah baca tulisan yang dia buat.

Sunday, 13 September 2015

Ketika Cinta Begitu Berat

-SERIAL VOLKERT FAMILY 1-

Baca ini dulu, sebelum melanjutkan (klik link) ~> Volkert Family Trees & Sinopsis Cerita

“Ibu, apa gejala jatuh cinta itu?” Tanyaku datar. Pertanyaan dengan nada serius yang begitu saja terlontar dari mulutku yang hampir memasuki usia dua puluh lima tahun. Pertanyaan yang seharusnya ditanyakan ketika aku remaja – yang sayangnya tidak pernah terlontar karena aku tidak pernah merasakannya. Pertanyaan menggelikan yang seharusnya tidak ditanyakan oleh pria dewasa sepertiku. Pertanyaan yang…sialnya sudah terlanjur keluar dan tidak bisa ditarik kembali karena ibuku sudah mendengarnya.

Monday, 7 September 2015

Ketika Cinta Tak Berbalas

“Seharusnya kau berusaha mengerti. Mengapa kau—
Tidak pernah bisa menjadi hujan yang jatuh persis di hatinya.“

Aku tahu, sudah berapa lama kau mencoba berhenti. Aku juga tahu, sudah berapa lama kau mencoba melupakan. Hari-hari yang kau lalui karena menyukainya itu terasa menyakitkan, karena ia tak pernah memperhatikan. Perhatiannya tak pernah tertuju kepadamu, hatinya hanya tertuju kepada wanita itu dan ia lebih memilih berhujan-hujanan di atas cintanya dan bukan cintamu yang turun dengan sendu.

#Puisi : Akan Ada Saatnya

A . K . A . N -  A . D . A
S . A . A . T . N . Y . A

Pasti akan ada saatnya, ketika jantung ini berdetak tidak seperti biasa dan merasakan keterikatan lebih kepada seseorang dan orang itu adalah kamu.

Friday, 4 September 2015

#Kisah Az & An 7 : Jangan Tinggalkan Aku Sendiri

“Jadi, berapa lama?“ Tanyanya menuntut jawaban segera. Aku mengalihkan pandanganku dan menatapnya dengan senyuman maklum, “Tiga hari aja kok, mas. Sebentar, kan?” Jawabku. Bahunya yang bidang turun dengan lemasnya, keningnya berkerut dan aku tahu, sebentar lagi pasti ia mulai merajuk, “Aaah, adee. Kelamaan. Kenapa sih, ga bisa nunggu mas aja? Kan kita bisa berangkat barengan tiga hari kemudian. Kenapa? Kenapa ga bisa, kenapa?” Rajuknya, masih tidak terima.

Aku mendekat, memegang kedua pipinya dengan kedua tanganku. Menatapnya dengan lembut tanpa berujar apapun. Yang ditatap, hanya mengalihkan pandangan kesal, “Jangan tiga hari. Kelamaan. Berangkatnya dua hari lagi aja, ya. Kalau ditinggal ade sama si kembar sehari aja, mas masih sanggup deh. Please.” Ujarnya memohon.

#TIPS MENULIS 1 : Pentingnya Latihan

“Gimana sih, kak caranya cepet dapet inspirasi nulis?“
 “Aku susah banget mau nulis, abis idenya ga keluar-keluar sih, kak.”
“Kak, aku ga jago nulis. Gimana mau buat buku? Pasti ga akan ada yang baca.”

Pertanyaan dan pernyataan di atas adalah hal-hal yang sering gue dapet akhir-akhir ini. Sebagian besar menanyakan cara termudah dapat inspirasi menulis, sebagian yang lainnya memberikan pernyataan negatif atas dirinya sendiri yang katanya ga bisa nulis atau ga jago nulis.

Saturday, 22 August 2015

#Kisah Az & An 6 : Ayah, Perhatikan Kami Berdua, dong!

Hari Minggu cerah begini, hari yang berbahagia. Hujan sudah berhenti mengguyur kota Bandung. Mengusir kabut yang biasanya sukses membuat hari-hari bertambah suram, menjadi hari yang cerah ceria karena burung-burung mulai berdatangan sambil bernyanyi riang.

Suamiku duduk santai di meja makan sambil membaca koran. Az dan An, duduk berseberangan dengan ayahnya dan mereka berdua sibuk menggerakkan crayonnya ke kiri dan ke kanan sehingga kertas HVS putih itu sudah hampir penuh dengan coretan abstrak mereka berdua.

Meet Up di Seminar Berani Jadi Muliarder

Assalamu'alaykum, kawan semuaa :D
Hari Minggu, 23 Agustus 2015, MEET UP YUU!!
In Syaa Allah besok gue hadir di Seminar "Berani Jadi Muliarder"
 photo m057.gif photo m057.gif photo m057.gif

Wednesday, 19 August 2015

Aku Terpikat Padamu

A . K . U 
T . E . R . P . I . K . A . T - P . A . D . A . M . U

Aku tahu, betapa sulitnya menjaga hati. Aku tahu betapa sulitnya menjaga cinta. Aku juga tahu, betapa sulitnya kau berjuang dan bersabar. Dan kau tahu, betapa bangganya aku padamu, ketika aku tahu kau mati-matian berusaha melewati itu semua demi meraih ridha-Nya.

Wednesday, 12 August 2015

Takdir

T . A . K . D . I . R

Kau tanya mengapa aku bisa mencintaimu?
Kau tanya mengapa aku memilihmu untuk aku cintai?

[PUISI] Karena Kepo Setitik..


Rasa penasaran ini menggrogoti hatimu. Membangunkanmu dari tidurmu yang lelap, membangkitkan kegelisahan dalam hatimu yang tak kunjung tenang.

Inginmu sebenarnya sederhana.
Ingin tahu kabar terbaru yang dimilikinya. Jari-jarimu rasanya gatal ingin mengetahui kehidupannya. Tapi apa daya, kau sedang berusaha menahan diri untuk tidak membuka-buka media sosial miliknya.

Kau Itu Cantik


Berapa kali kau berdiri di depan cermin mengatakan bahawa dirimu buruk rupa?
Berapa kali kau mengatakan kepada dirimu sendiri, bahwa kau tak secantik wanita lainnya?

Thursday, 6 August 2015

[ARTIKEL] Karena Kepo Setitik...

“Karena kepo setitik, rusak move on sebelangga”
-@nadhiraarini #PeribahasaBaper

Jatuh itu sakit. Jatuh karena cinta, apalagi. Sakitnya dobel.
‘Sudah jatuh tertimpa tangga pula’ Jatuh aja udah sakit, ini jatuhnya karena cinta lagi. Lebih sakit lagi.
Tapi kadang kita itu ga ada kapoknya. Udah tahu masih sakit hatinya karena patah hati, masih aja cari perkara dengan kepo-kepo orang yang mematahkan hati kita. Emangnya hatinya ga tambah sakit apa?

Monday, 3 August 2015

Posesif

P . O . S . E . S . I . F
(tulisan di bawah ini, adalah narasi dari gambar di atas)

Kau—
Mengapa kau tak seperti dulu?
Selalu ada untukku?

Kau bilang, kau sahabatku—
Mengapa kau lari dariku?
Kau tak ada jika aku membutuhkanmu.
Kau pergi, jika aku memanggilmu.
Kau tak datang, jika aku mengundangmu.

Tuesday, 28 July 2015

Kamus Inspirasi Keluarga Jamil Azzaini 2 - 'Care'

Assalamu'alaykum, semuanyaa...
Setelah dua minggu ga nulis karena mudik, hari ini gue mau kasih link video 
Kamus Inspirasi Keluarga Jamil Azzaini yang kedua. Judulnya : CARE.
Tahun lalu, keluarga gue juga buat video Kamus Inspirasi judulnya INTEGRITAS (link video bisa dibuka di sini : Kamus Inspirasi Keluarga Jamil Azzaini - Integritas | https://www.youtube.com/watch?v=kCmHY70LOmk)

Saturday, 11 July 2015

Tangisan Kepiluan

Pernahkah kamu merasakan suatu hal yang berbeda dalam hidupmu?
Sesuatu yang membuatmu terpaksa berhenti sejenak?
Sesuatu yang memaksamu untuk menghadapi kenyataan bahwa kamu ternyata tak sekuat biasanya?
Sesuatu yang menyadarkanmu bahwa sekarang posisimu tidak lagi berdiri tapi jatuh terjerembab sakit rasanya?

Thursday, 9 July 2015

Hati yang Tertutup

H A T I . Y A N G . T E R T U T U P

Ada seorang pria– 
yang dengan setianya memayungimu setiap hari.
Tak peduli ganasnya sinar matahari, tak peduli dinginnya air hujan yang datang setiap hari.
Tetapi kau– 
selalu menepisnya dan lebih senang berdiri di bawah terik matahari dan hujan-hujanan seorang diri.

Wednesday, 8 July 2015

Pilihan

Like This Pic on My Instagram

-x.o.x.o-

P I L I H A N

Ketika cinta datang tanpa memberiku kesempatan untuk memilih,
Ketika rasa ini tergali dalam lubang yang dalam tanpa aku menyadarinya,
Ketika rindu ini menghambat aliran nafasku bergerak seperti biasa,
Hanya bisikan lirih yang bisa kulantunkan dalam doa-doa :

"Semoga hatiku selalu untuk-Nya, bukan untuknya"
-Nadhira Arini

Tuesday, 7 July 2015

Jatuh Karena Cinta

"Kau pasti tahu persis, ketika kau jatuh cinta, 
pilihanmu benar-benar jatuh."
-Nadhira Arini

Jatuh itu bukan sesuatu yang ingin kita lakukan, bukan sesuatu yang kita sengaja, bukan sesuatu yang kita mau. Banyaknya karena tidak sengaja. Ntah karena kita tidak melihat jalan, ntah karena kita terpeleset, ntah karena ada benda yang menghalangi sehingga kau terjatuh. 

Doa Ibu Sepanjang Masa

“Boleh jadi, ini bukan dirimu yang bekerja keras. Tetapi tentang ibumu yang berdoa deras.“
-Tri Megasari

Pernahkah kau melihat ibumu, bangun tengah malam, menggelar sajadahnya, Shalat Tahajjud beberapa rakaat, kemudian sujud lamaa sekali? Atau pernahkah kau melihat ibumu, menutup matanya, mengadahkan kedua tangan rentanya untuk berdoa dan butiran demi butiran air mata suci turun melewati pipinya? Dan pernahkah kau melihat ibumu mengatupkan kedua bibir indahnya menahan amarah karena kelakuan burukmu, tetapi ibumu berusaha menahan kata-katanya keluar, karena takut perkataan negatif yang berhamburan keluar dari mulutnya? Takut Allah mengabulkan kata-kata yang keluar karena amarah, sehingga hal yang buruk bisa saja terjadi padamu?

Monday, 6 July 2015

Jangan Tanya Suara Hati

Jenis : Fiksi Pendek
Tema : Kebodohan yang sering terjadi, ketika seseorang jatuh cinta
Keterangan : 
Warna Hijau : Suara Hati yang berbicara
Warna Ungu : Rin yang berbicara

*x-o-x-o*

Balada tak sengaja menyukai seseorang, di waktu yang ntah sengaja tepat, di kondisi yang sepertinya tepat dan tiba-tiba timbul harapan yang tidak tepat, membuatku tiba-tiba stress berat.

Pertanyaanku kepada teman-temanku sekarang bukan lagi seputar, “Bagaimana cara menjaga diri, tetapi menjadi bagaimana mewujudkan supaya aku dan dia, menjadi kita.“

Saturday, 4 July 2015

Ia, Gunung Es dan Kamu, Gunung Merapi

Apa yang bisa kau lakukan, ketika pria yang kamu suka karakternya seperti Gunung Es? Dia dingin, tidak berekspresi, jarang bicara jika tidak perlu, bahkan susah ditebak jalan pikirnya. Layaknya gunung es, kaku dan susah ditembus hatinya?

Dan apa yang akan terjadi, jika karaktermu sendiri seperti Gunung Merapi? Kamu hangat bahkan cenderung panas. Selalu terlihat ceria, cenderung berapi-api jika bersemangat, ekspresif, ramah dengan orang lain, mudah masuk ke lingkungan baru dan seperti mudah ditebak suasana hatinya?

Thursday, 21 May 2015

Puisi - Ketika Kau Mengaji...

Suaramu indah, jika kau pakai untuk mengaji.
Tak masalah bagiku jika kau tidak bisa bernyanyi.
Bagiku yang terpenting adalah ketika aku bisa selalu mendengarkan suaramu setiap hari melantunkan ayat suci.

Suaramu manis, jika aku mendengarmu menghafal ayat suci.
Seakan ada kesejukan yang datang tiba-tiba memeluk hatiku yang sepi.

Ketika Wanita Berkata Kepada Pria

“Ketika kamu menyukai seorang wanita dan merasa bahwa wanita itu lebih dari segalanya, sedangkan kamu merasa tidak ada apa-apanya, apakah itu menjadi alasanmu mengapa kamu menunda-nunda?“

“Ketika kamu merasa bahwa wanita yang kamu suka levelnya jauh diatas dirimu, membuatmu tidak percaya diri setengah mati, akhirnya menjadikanmu bebas berkata ‘Apalah artinya diriku, dia punya segalanya, sedangkan aku belum punya apa-apa. Aku mencintainya, tapi aku merasa tidak pantas.‘ Lalu apa yang kamu mau? Meminta sang wanita menurunkan levelnya agar bisa sama dengan levelmu sekarang? 

Sunday, 17 May 2015

Pria yang Curang, Pria yang Malas Menulis

Aku pernah dengar, bahwa katanya kamu menyukai tulisanku. Karena dari tulisankulah katanya, kamu jadi paham tentang jalan pikiranku yang paling ter-update, dari membaca tulisankulah kamu jadi tahu perasaanku yang terdalam, dari tulisankulah kamu jadi bisa menerka-nerka karakterku yang tertuang dalam tulisanku sendiri…

Mungkin kamu pernah tanpa sadar bilang kepada banyak orang, bahwa tulisankulah yang paling kamu nanti-nantikan setiap hari, bahwa tulisankulah yang bisa mengobati rindumu yang juga belum bisa bertepi sampai saat ini, karena dengan hanya membaca tulisankulah namaku sempat secara tak sengaja terucap dalam doa-doamu setiap kamu berusaha berbicara kepada Tuhan…

Solusi yang Berakhir 'Kamu'

Aku membaca ulang gambar yang berisi tulisan sederhana, yang ntah aku dapat dari mana :
“My name is ‘I‘. My Problem is ‘love’. And my solution is ‘you’.
Hari ini, aku tersenyum simpul. Hanya dari mengungkapkan kata ‘I Love You’ saja, orang-orang bisa kreatif merangkai kata, ya. Hanya dengan kata-kata sederhana seperti itu, bisa bikin aku yang baca jadi ngangguk-ngangguk ringan sambil berucap dalam hati, ‘Heaahh, bener juga ya.’

Wednesday, 6 May 2015

15-17 Mei 2015, Public Speaking For Teens Batch 3

Halooo, teman-temaannss!!
Ga kerasa udah Bulan Mei aja, yaa :D
Bulan Mei, adalah bulan yang bikin anak sekolah nyengir seneng...
Kenapa coba?
SOALNYA ADA LIBURAN SEKOLAAHH. AHAHAHA
 photo 10.gif photo 10.gif photo 10.gif

Tuesday, 28 April 2015

Puisi : Lautan Kerinduan


Hari ini ketika lautan sedang tenang,
ketika sang langit sudah menghentikan tangisnya,
ketika sang rembulan kembali berani memunculkan sinarnya,
izinkan aku, menatap langit di atas sana,
menerka-nerka keberadaanmu sekarang di mana...

Saturday, 25 April 2015

FanFiction : The Last Supper Tragedy

Detective Conan (Written By : Aoyama Gosho)
-Fokus kepada Organisasi Hitam-
Rating : Teen
Judul FanFic : The Last Supper Tragedy
Written by : Nadhira Arini

FanFic ini adalah challenge 'I Tag You' 
dari komunitas islamicotaku.com grup writing.
Di mana orang yang kena tag,
 harus menulis sesuai tema yang diberikan oleh pemberi tag.
Bagi yang kena tag, bisa menunjuk korban selanjutnya setelah tulisannya selesai dibuat (hanya diberi waktu max 4 hari).

Karena orang yang kena tag sebelum gue itu Tuan Mahmuda Rizaldi, 
dan dia dengan resenya nunjuk gue sebagai korban selanjutnya,
maka gue harus berlapang dada menulis sesuai tema yang dia kasih.
Tema yang dia kasih adalah gue harus menarasikan gambar ini :
Lukisan The Last Supper karya Leonardo da Vinci

Setelah gue bertapa sampe jungkir balik...
Alhamdulillah, gue nemu idenya.
Lagi-lagi pas gue lagi di kamar mandi~haha

Maafkan tulisan gue yang seadanya yaa...
Masih belajar buat FanFiction, nih.. >.<

Thursday, 16 April 2015

Kenapa ya, Kok Gue Belom Nikah-Nikah?

“Kenapa sih, gue ga nikah-nikah? Padahal, menurut gue, gue udah mempersiapkan diri gue lebih banyak ketimbang temen gue yang baru nikah itu?“

Ini adalah pertanyaan klasik yang akhir-akhir ini sering gue denger dan ntah kenapa orang-orang ini nanya pertanyaan ini ke gue juga. Jujur, awalnya gue sempet beberapa kali nanya pertanyaan itu ke diri gue sendiri. “Kenapa ya, kok dia udah nikah? Kenapa ya, kok gue belom? Gue kurangnya di mana, kok Allah masih merahasiakan keberadaan si pangeran sampe sekarang?“

Tuesday, 7 April 2015

#Kisah Az & An 5 : Perpaduan Dua Tulisan Usang

“Aku mencintaimu, apa kamu juga?“
“Iya.“

Selembar kertas lecek dengan dua tulisan tangan berbeda ini, kemudian dibalik ke halaman belakangnya. Halaman dibaliknya tidak jauh berbeda. Berisikan beberapa kalimat berantakan yang ditulis ketika bosan.

Narasi Singkat : Pria yang Datang Bersama Hujan

Dia itu, hujan bukan?
Tidak...tidak...
Sepertinya dia itu anugerah, bukan hujan.

Kenapa?

Karena kata orang,
hujan itu mengirimkan banyak anugerah dari Tuhan.
Berarti dia itu anugerah, 
karena datang bersamaan dengan rintiknya hujan, kelamnya malam dan seperti dinginnya udara pegunungan.
Menyejukkan. Indah, bukan?

Kedatangannya selalu sempurna,
di saat hujan sedang ditunggu kedatangannya,
di saat hujan sedang menyampaikan anugerah dari Tuhan untuk umat manusia.
di saat hujan sedang bergemericik ringan di sekitar rumahku yang sederhana.
Dia datang, menyampaikan kedatangannya.

Jadi, hati kecilku berkata,
hati kecilku menyimpulkan, 
hati kecilku ingin sekali berucap,
"Semoga ia memang anugerah karena datang bersama hujan.
Semoga memang ia anugerah yang diciptakan Tuhan...
dan semoga...semoga...lainnya."

Tetapi, pada akhirnya hanya Tuhan yang berhak memutuskan.
Apakah ia benar anugerah atau hanya pas kebetulan datang bersamaan dengan hujan.

***
#MalamTantanganOWOP #TemaHujan&Anugerah #NarasiSingkat

Saturday, 4 April 2015

Cinta Sejatimu Datang Melalui Buku


Cinta sejati itu,
terkadang bisa ditemukan di balik buku-buku yang bertumpuk-tumpuk.
Bisa jadi dia berada di sana, duduk asik tenggelam diantara ratusan buku.
Melahapnya dengan bersemangat.
Menjauhkannya dari dunia nyata dan asik terbang bersama imajinasinya.
Sampai tidak menyadari kehadiranmu di balik tumpukan buku-buku tebal itu.
Padahal sebenarnya, jodohnya begitu dekat.
Namamulah yang sebenarnya yang dituliskan Tuhan untuknya.

Sunday, 29 March 2015

Promo : Order Buku Ketika Dhira Jatuh Cinta

HEYYY, SEMUANYAAA!!!
Gue mau kasih pengumuman membahagiakan, niihh :D
Bagi temen-temen semua yang order Buku Ketika Dhira Jatuh Cinta ke gue langsung,
lagi ada hadiah unyu dari gue, looh! 
 photo m161.gif  photo m161.gif  photo m161.gif

Saturday, 28 March 2015

Gadis Kecil & Bulan Purnama


Gadis kecil berusia delapan tahun itu, selalu terlihat terduduk manis di depan jendela besar di ruang tamu. Maaf ralat, tidak selalu. Hanya ketika bulan purnama muncul di atas langit kelam, ia di sana. Duduk manis dengan gaun tidur putih panjangnya di atas sofa empuk berwarna merah. Rambut pirangnya sengaja tidak diikat, dibiarkannya tergerai begitu saja. Sesekali angin malam menggoyangkan rambutnya lembut sekedar untuk menemani sang angin berdansa menyambut kedatangan sang purnama yang tidak datang setiap hari.

Pengumuman : Sayembara dalam Buku Ketika Dhira Jatuh Cinta

HALLOO, SEMUAAA!!
Hari ini akhirnya gue dan Insany,
ngumumin pemenang Sayembara Musikalisasi Puisi
di Buku Ketika Dhira Jatuh Cintaaa!!
 photo 63.gif  photo 63.gif  photo 63.gif

Tuesday, 24 March 2015

Narasi Gambar : Cahaya Lilin dalam Gelas


Penantianku mungkin berujung kamu.
Sang Pangeran yang sedang melaju.

Banyak jalan gelap di sekitar istanaku,
Sayangnya, hanya sedikit aku bisa membantumu.
Memberimu ratusan jejak lilin dalam gelas di atas rumput hijau yang membeku. 
Berdoa, semoga mereka bisa menjadi petunjuk arahmu menujuku.

Harapku, semoga kau tak menemui jalan buntu.
Cukup ikuti cahaya itu,
karena tak lama lagi, kau akan melihatku.
Menunggumu dengan sabar di istana kelabu,
dengan senyuman manis untukmu.

#MalamTantanganOneWeekOnePaper(OWOP)
#NarasiSingkatDariGambar

Friday, 20 March 2015

Dia Dalam Bayang-Bayang Kabut

(Picture by : Google)
"Sungguh kau buatku bertanya-tanya
Dengan teka-teki teka-tekimu
Terkadang ku merasa hampir tak mampu
Menghadapi kamu dan semua tanda tanyamu~"
Raisa - Teka Teki

****

Thursday, 19 March 2015

#Kisah Az & An 4 : Maafin Kami ya, Bunda...

“Ayah sih, gara-garanya.“ Az cemberut menatap ayahnya.
Sang ayah membelakkan kedua matanya, “Loh, kok ayah yang disalahin? Kan yang salah kita bertiga.“
An menyenggol kaki ayahnya dengan pantatnya, “Kan ayah udah gede, jadi ayah yang salah dong.“ Ujar An tidak terima.

Wednesday, 18 March 2015

Pangeranku, Mungkin Kamu...~

Untukmu, Sang Pangeran,
yang namanya mungkin sudah Allah bisikkan dalam sebuah keyakinan.

Aku kira, kau sudah menemukanku.
Tapi aku tidak tahu, apakah itu benar kamu.

Monday, 16 March 2015

Hati yang Senang Bermain

Ia bernama Hati, senangnya bermain sana sini.
Hati itu bila di gambarkan seperti gadis yang imut rupanya,
menyenangkan tingkahnya, juga polos kelakuannya…

Banyak yang menyukainya,
Banyak yang ingin mendekatinya…

Friday, 13 March 2015

Narasi & Surat Terbuka Anak Palestina

Hari senin kemarin, biasa di grup Whatsapp komunitas menulis One Week One Paper (OWOP), ngadain acara seru lagi setiap jam 8 malem sampe batasnya maksimal jam 12 malem. Acara serunya itu buat narasi atau puisi dari sebuah gambar yang ditentuin sama adminnya.

Gambarnya macem-macem tiap minggunya. Suka-suka adminnya mau kasih gambar apa. Dan dikasih gambarnya pas jam delapan malem, jadi biar kejutan gitu. Biar kita kreatif buatnya.
 photo m183.gif  photo m183.gif  photo m183.gif

Sunday, 8 March 2015

Cerita Sahabat dan Hati yang Berserakan

Gue duduk dalam diam ngeliat sahabat gue sendiri, bercerita tentang kisahnya yang secara ga sadar menyayat hati gue. Kisah yang sebenarnya banyak dialami oleh sebagian besar wanita. Kisah yang sulit, sebuah kisah yang banyak diantara wanita harus berjuang melewatinya. 

Tuesday, 24 February 2015

Sayembara dalam Buku Ketika Dhira Jatuh CInta~

Hallo, semuaaa!!
Alhamdulillah buku gue sudah terbiit! Akhirnyaaa!! Aaaa~
 photo m015.gif  photo m015.gif  photo m015.gif
Bagi yang mau memesaan, 
yuk mari segera hubungi kontak di ataas!! :D
 photo m004.gif  photo m004.gif  photo m004.gif

Monday, 23 February 2015

#Kisah Az & An 3 : Bunda dan Empat Kata Ajaib

Aku berjalan ke arah ruang keluarga karena mendengar keributan kecil di sana. Di sana, dua anak kembarku sedang sibuk bertengkar meributkan sesuatu. Ingin rasanya aku berlari untuk melerai mereka berdua. Tapi ntah hati ini seolah-olah memintaku untuk mendengarkan dahulu dari jauh, apa isi perdebatan hebat kedua anak kembarku ini.


Tuesday, 17 February 2015

#Kisah Az & An 2 : Percobaan Roket

Semua mata tertuju pada microwave malang yang teronggok rusak tak berdaya. Bagian dalam microwave ini terdapat banyak percikan cairan lengket. Piringan berbentung bulat bening dari kaca yang biasanya berguna sebagai alas untuk menghangatkan segala hal di dalam microwave berwarna putih itu, bagian pinggirnya seperti meleleh meninggalkan jejak gosong berwarna hitam. “Ini kenapa piringan bulat bening dari kaca ini bisa kayak meleleh gini? Padahalkan dari kaca. Ini diapain emangnya?“ Suamiku, ayah bagi Az dan An mendelik marah ke arah kedua anaknya. “Ada yang bisa jelasin ke ayah, ini kenapa?“ Ujarnya tegas. Si kembar hanya berdiri tegak, tegang dan sibuk senggol-senggolan saling memberi kode supaya kembarannya yang bicara duluan.

Wednesday, 11 February 2015

Monday, 9 February 2015

#Kisah Az & An 1 : Aku, Sang Titik Fokus

"Bunda, ini apa?" Tanya dua anak mungil, berusia enam tahun bersamaan. Kedua wajah mereka  penuh bekas cat lukis warna-warni. Begitu juga dengan baju kotak-kotak mereka, penuh bekas cat lukis. Rambut hitam mereka acak-acakan dan mata mereka berkilat-kilat jahil.
"Itu album foto beberapa tahun yang lalu. Ketika ayah dan bunda masih terlihat lebih muda dari sekarang. Ketika kalian belum lahir, ketika ayah dan bunda belum menikah." Jawabku seadanya.
Senyum kedua anak itu merekah. Alis kanan anak yang satu terangkat satu dan alis kiri anak yang satunya lagi, terangkat satu, "Wow, An. Kita berhasil menemukan harta karun." Ujarnya melirik kembarannya.
Kembarannya terbahak, "Sepertinya begitu, Az".

Sunday, 8 February 2015

The Reason Why

Gue seneng nulis, dari dulu. Dari kecil malah.
Tapi kadang-kadang,
Gue nulis karena gue mau, klo lagi gamau, gue ga nulis.
Itulah permasalahan gue sebagai penulis.

"Nulis klo lagi mau, klo lagi ga pengen, ya ga nulis-nulis."

Makanya, tulisan di blog gue dulu itu, muncul kadang-kadang.
Gue nulis ketika gue 'mau' dan kalau gue merasa 'ada waktu'.
Padahal sebenernya salah. Itu hanyalah alasan gue belaka.
 photo m122.gif  photo m122.gif  photo m122.gif

Monday, 2 February 2015

Surat Untuk Pangeranku

Teruntuk Pangeranku tersayang,

Kamu tahu,
Hari ini aku menyadari bahwa,
Ada saatnya, di mana aku terdiam seorang diri menatap peta dunia di depanku dan sibuk menerka-nerka, di manakah keberadaanmu sekarang?
Di luar negerikah? Atau ternyata kau berada di Indonesia? Di Pulau Jawakah? Di pulau seberangkah? Atau yang lebih gila, kau sebenarnya ada di dalam jarak pandangku?

Wednesday, 14 January 2015

Cinta dalam Bayangan

Teori payung-payungan dan segala hal tentang cinta-cintaan, yang sempet gue buat di beberapa postingan sebelumnya, tampaknya menuai banyak kehebohan di dunia percintaan Indonesia #halahlebay
 photo 40.gif  photo 40.gif  photo 40.gif
Bagi yang belum baca,
Postingannya Teori Payung Pertama, bisa dilihat di sini : (Aku Mencintaimu, Apa Kamu Juga? http://nadhira-arini.blogspot.de/2014/12/aku-mencintaimu-apa-kamu-juga.html )
Postingan Teori Payung Kedua, bisa dibaca di sini : (Di Bawah Payungmu, Aku Bernaung http://nadhira-arini.blogspot.de/2015/01/di-bawah-payungmu-aku-bernaung.html ) 
Postingan tentang seseorang yang hobinya nunggu, bisa di hayati di sini : (Apa yang Membuatmu Menungguku? http://nadhira-arini.blogspot.de/2015/01/apa-yang-membuatmu-menungguku.html )

Tapi sekarang, gue ga mau bahas tentang cinta yang saling kejar-kejaran atau cinta yang saling tunggu-tungguan tapi maksa. Maksudnya maksa itu, orang yang dia suka tau klo dia suka, tapi dia tetep ngotot ngejar-ngejar orang yang dia suka, meskipun udah di tolak (karakter orang kayak gini ada di postingan gue yang "Apa Yang Membuatmu Menungguku?"). 

Tapi kali ini gue mau membahas jenis cinta yang lain. Yaitu tentang, "Cinta yang Menjaga"

Tuesday, 6 January 2015

Apa yang Membuatmu Menungguku?

Jika aku boleh bertanya,
mengapa kau selalu berdiri di sana, menungguku tanpa banyak bicara?

Monday, 5 January 2015

Di Bawah Payungmu, Aku Bernaung

Di postingan sebelumnya gue sempet cerita bahwa cinta itu kadang-kadang seperti rantai makanan.
Yang A ngejar B, yang B ngejar C, yang C ngejar D. Ga ketemu-ketemu perasaannya.
Atau saling memayungi ke arah depan, tanpa kita menyadari bahwa kita juga dipayungi oleh orang lain dari belakang.