Wednesday, 12 August 2015

Takdir

T . A . K . D . I . R

Kau tanya mengapa aku bisa mencintaimu?
Kau tanya mengapa aku memilihmu untuk aku cintai?

Jangan bertanya begitu, tuan. Karena sayangnya aku tak tahu jawabannya.
Allah yang mengerti segala, Allah yang memberikan kau untuk aku cintai sebagaimana mestinya. Allah yang meyakinkanku untuk memilihmu, bukan yang lainnya.


Aku  dapat mendengar suaramu dari kejauhan, layaknya embun pagi menetes di atas danau kecil yang sepi.
Suara familiar yang sepertinya pernah aku dengar ntah di mana. Suara yang mungkin pernah Allah perdengarkan sebelum aku lahir ke dunia.
Suara, yang akan selalu terdengar jika aku bangun pagi setiap harinya.

Kau dan aku akan sama-sama tahu—
Bahwa aku, yang selama ini kau cari-cari keberadaannya.
Bahwa kau, seorang yang aku tunggu-tunggu kehadirannya.
Bahwa kita berdua, adalah jawaban masing-masing doa yang selalu kau dan aku panjatkan setiap harinya.

Kau tahu, kenapa?
"Because I'm born to be yours and you're born to be mine."

No comments:

Post a Comment