Wednesday, 12 August 2015

Kau Itu Cantik


Berapa kali kau berdiri di depan cermin mengatakan bahawa dirimu buruk rupa?
Berapa kali kau mengatakan kepada dirimu sendiri, bahwa kau tak secantik wanita lainnya?

Semua wanita itu cantik, kalau kau ingin tahu. 
Kau itu cantik, kalau kau pandai mensyukuri apa yang Allah berikan padamu.
Dari kecil sampai sekarang, kau sudah terbiasa dengan rupamu yang seperti itu. Sehingga kau tak sadar betapa menariknya dirimu di mata orang lain, kan?

Kupu-kupu itu tidak dapat melihat kedua sayapnya. Tapi semua yang melihat tahu, bahwa kedua sayapnya cantik—indah dipandang mata.
Kau, kau itu cantik. Walaupun kau tidak bisa melihatnya meskipun kau berkaca berkali-kali, tetapi orang lain bisa, bisa melihat kecantikanmu.
Termasuk dia, yang katanya mencintaimu.

Jadi kalau dia bilang kau cantik, jangan menuduhnya berbohong atau gombal. Kau bisa melihat kesungguhan ucapannya dari matanya, dari ucapannya yang tulus. Dia tidak bohong. Dia berkata apa adanya.

Kalau kau masih tidak percaya juga, coba introspeksi diri. Jangan-jangan, hatimu keruh karena kurang bersyukur. Bisa jadi cantiknya parasmu tertutup oleh noda-noda hitam di hatimu. Sehingga kedua matamu yang jernih tidak dapat melihat dengan jelas betapa indahnya parasmu sendiri.

Bersihkan hatimu, banyak-banyaklah bersyukur. Maka cantikmu akan terlihat luar dan dalam. Sehingga tidak hanya orang lain yang dapat melihat kecantikanmu — kau juga dapat melihatnya :)

No comments:

Post a Comment