Wednesday, 18 March 2015

Pangeranku, Mungkin Kamu...~

Untukmu, Sang Pangeran,
yang namanya mungkin sudah Allah bisikkan dalam sebuah keyakinan.

Aku kira, kau sudah menemukanku.
Tapi aku tidak tahu, apakah itu benar kamu.

Sebuah pertanyaan singkat yang aku lontarkan untukmu,
"Apakah Allah benar-benar sudah memberikan keyakinan dalam dirimu bahwa jalan yang sekarang kau ambil ini sudah benar dan belum terlambat?"

Apakah kau tahu?
Aku menunggumu setiap hari dalam doa-doaku yang terucap lirih kepada-Nya, ingin terus di yakinkan oleh-Nya bahwa keyakinan yang tiba-tiba muncul di hati ini memang benar adanya untukmu.

Kepada pangeran, yang selalu mengaku bahwa dirinya bukan pangeran,
Berhentilah mengaku sebagai rakyat jelata,
Kamu itu pangeran yang sesungguhnya,
karena keberanianmu itu, mengalahkan semua pesaing yang ada.

Berani maju, itu kamu.
Tidak mudah menyerah, itu juga kamu.

Walau keputusan Allah masih samar apakah benar itu kamu,
kuharap kau tahu, bahwa usahamu untuk melaju,
membawamu ke pengalaman baru, yang Allah ajarkan untukmu.

Kuharap, ketika saatnya tiba nanti,
kau berhasil meyakinkan Ayahku, bahwa kau adalah menantu yang selama ini dinanti.

Dalam diam, aku mengadu kepada Sang Pemilik Hati...
Dalam sepi, aku tahu kau tak akan pernah berhenti berlari...

Bogor, 18 Maret 2015
Di istana ini, aku menunggumu berhenti menghampiri

3 comments:

  1. wah selalu dalem sampe ati....

    ReplyDelete
  2. Terima Kasih :)

    ReplyDelete
  3. Suka banget sama dua kalimat terakhirnya dhira :')

    ReplyDelete