Saturday, 13 July 2013

Gw persembahkaan..TADAAA~

Hallo, semua..
wahai para pembaca yang sedang dirundung asmara hehe
gue punya sesuatu nih buat kalian :D

Jadi gw itu punya dua temen. Mereka itu orangnya puitis tis tus.
Intinya, bukan gue banget hehe
Mereka itu jago buat puisi, merangkai kata-kata gombal, pokoknya yang begituan.

Terus gw iseng, pengen menguji kemampuan mereka berdua.
Jadi gw nge-whatsapp mereka.
Dan gw membuat suatu cerita dan mereka gw minta untuk menuangkan cerita yg gw kasih ke dalam suatu puisi.

Ceritanya itu simpel sebenernya. Terus juga cerita klasik yg sebagian besar orang mungkin pernah ngerasain. Tapi ntah kenapa gw gregetan aja pengen tau, keahlian dua temen gw ini mengubah cerita simpel jadi suatu puisi yg bikin orang merasakan ada cerita di dalam puisi itu dan bisa bikin orang ngerasa : "INI GUE BANGET NIH, gue pernah ngerasain perasaan yg kayak giniii". Eciieee, bahasa guee HAHAHA.

Langsung aja, ini dia ceritanya:

"Jadi ceritanya, ada cwe nih, suka sama cwo. Tapi cwonya lebih muda. Si cwenya ini suka sama cwo ini awalnya gara-gara cwo ini senyumnya menenangkan. Maksudnya menenangkan itu, jadi kalau cwe ini ngeliat senyumnya, hati dia ntah kenapa jadi sejuk gitu deh. Terus, si cwo ini juga orangnya tenang. Sedangkan, si cwenya ini kebalikannya. Yang lebih keren lagi, di mana ada dia, cwo ini pasti di rebutin anak kecil. Dia kayak punya aura yg bikin anak-anak seneng deket2 sama dia. Sebenernya cwe ini gamau berlama-lama suka sama cwo ini, tapi ntah kenapa selalu ada kejadian aneh yg bikin dia ga sengaja ketemu sama cwo ini dan melakukan aktivitas bareng-bareng. Seolah di beri skenario sama Tuhan gt deh."
-Selesai-

Simpel kan?
Nah, emang mereka kayaknya udah ada bakat. Itu puisi selesai dalam waktu secepat kilat. Klo GUE nih yang di suruh buat, GUE. Ampe gw jungkir2 balik juga, susah banget dapet ide. Yang ada frustasi jadinya HAHA

Gw ngerti banget, selera orang itu beda2. Apalagi soal puisi. Tapi buat gw, puisi dua temen gw ini udah bisa bikin gw tepuk tangan lah ya. Masalahnya gw paling ga suka baca puisi, apalagi puisi yg kata2nya dengan bahasa tinggi, terus gombalnya maksimum, di tambah kata2nya yg muter2. Klo baca puisi yg kayak gt, beneran bisa bikin gw pusing mendadak, terus kadang klo bahasanya ketinggian, gw ga ngerti maksud dari puisi itu wkwk

Nah, puisi yg dibuat dua temen gw ini kayaknya karena mereka kenal gue, jadinya di buatnya dengan bahasa sederhana, yg bisa gw mengerti, gak bertele2 dan ujung-ujungnya gw mau baca puisi mereka sampe akhir. Jadi puisi mereka masuk dalam kategori bisa di tolerir menurut selera gw.

Bagi yang ga suka, jangan protes. Atau bagi yang mau ngasih saran, bisa langsung ngehubungin mereka lewat twitter atau blognya. Inget ya, ngasih sarannya jangan ke gue. Bukan gue yg buat juga. Gw mah ga ngerti soal dunia per-puisian. Makasih deh :p

So, puisi pertama adalah karya, Dzalika Chairani a.k.a Uni Dzalika :

Menikmati Takdir

Senyummu, dan senyumku bertemu di tempat dan waktu yang bersamaan.
Seolah ada sinar yang berkilauan saat kamu tersenyum.
Menyilaukan, tapi menghangatkan.

Kita, di pertemukan di jagat raya yang sama.
Meskipun kita terlahir di zaman yang berbeda.

Jangan!

Jangan katakan sebuah jarak saat bersamaku.
Karena itu kenyataan yang menyakitkan.

Bukan salahku betah berlama-lama menatap matamu,
Bukan mauku jatuh hati dengan senyuman manismu,
Bukan harapanku bisa selalu ada di dekatmu,

Tapi takdir
dan nasib
Membawa kita pada kebersamaan di beberapa menit dan jam tertentu

Jangan bicarakan soal jarak saat bersamaku
Karena bagiku perbedaan soal usia bukanlah sebuah jarak pembatas.

Aku tahu ini sulit saat
Mencoba melupakanmu
Sebab kita selalu bersama

Mencoba lupakanmu
Tapi ingat lagi
lupakanmu
ingat lagi
Lupa
Ingat
Lupa
Ingat
Lupa
Ingat

Dan senyummu selalu melekat dalam ingatanku
Semakin ingin melupakanmu
Semakin aku terus mengingat
Jadi bisakah biarkan saja ini mengalir
Biarkan aku menaburkan serbuk-serbuk kebahagiaan kepadamu
Dan kita bisa sama-sama menikmati takdir yang tak di rencanakan ini

Senyummu, tawamu, tatapanmu...
Menyilaukan, tapi menghangatkan.
Jadi jangan bahas tentang jarak saat bersamaku,
Jangan.  

Bagi yg mau tau lebih lanjut tentang dia, follow aja twitternya : @unidzalika

Puisi kedua, karya Insany Camilia Kamil :

Kata Orang Ini Cinta

Kata orang ini cinta,
Ketika pertama kali mata kalian saling bertemu dan tanpa sadar saling melemparkan senyuman, lalu detik setelahnya saling menundukkan kepala secara bersamaan. 

Kata orang ini cinta,
Ketika emosi negatif menguasai, tapi tiba-tiba meredam secara perlahan dan ternyata wajah teduhnya tepat ada dalam radar jangkauan.

Kata orang ini cinta,
Ketika banyak pikiran-pikiran sok tau yang sering muncul dalam ingatan dan dengan cekatan aku berucap “aku baru pertama kali melihatmu, tapi seperti sudah ratusan tahun aku mengenal senyuman itu”.

Kata orang ini cinta,
Ketika kau hadir dengan menyuguhkan berbagai jawaban dari setiap pertanyaan, yang malah mungkin belum sempat aku pikirkan.

Kata orang ini cinta,
Ketika banyak sekali waktu kebetulan yang mempertemukan langkah kita. Hey sungguh ini kebetulan kan? Jawablah iya, Karna dengan begitu aku semakin meyakini bahwa tuhan itu Maha Mendengarkan.

Kata orang ini cinta,
Ketika setiap perbedaan dapat dengan mudah tidak dihiraukan. Usia? Agama? Budaya? Ah sudah begitu banyak orang yang meleburkan perbedaan itu dalam satu kesatuan kan?

Kata orang ini cinta,
Ketika secara otomatis banyak tingkah laku yang tidak seharusnya muncul, tapi malah dengan sangat lancar dilakonkan.

Kata orang ini cinta,
Ketika banyak tawa yang diciptakan secara spontan tanpa ada scenario yang sebelumnya ditentukan.

Hhm ya, kata orang  semua itu cinta.
Tapi kalaulah benar ini cinta, maka cinta menurutku adalah ketika kau kebingungan mencari jawaban dari pertanyaan “Apa yang membuatmu merasa aman dan nyaman ketika ada didekatnya?”, “apa yang menjadi alasan mengapa kamu lebih senang melihat dia dari kejauhan?”, “apa yang membuatmu jatuh cinta padahal terlalu banyak perbedaan yang membentang?” dan “alasan apa yang membuatmu lebih bahagia ketika dia berhasil menciptakan gelak tawa di bibir mungil anak kecil, dibanding menciptakan hal yang sama untukmu?”.

Ya itulah cinta menurutku, dan itulah yang sedang kurasakan.

DAN! Sany ini rajin sekali, sampe dia buat musikalisasi puisinya di soundcloud. Hasilnya bagus banget pula.
Yok, silakan di dengar di sini https://soundcloud.com/erasson/puisi-kata-orang-ini-cinta TOP ABIS!

Buat yg pengen tau lebih lanjut tentang dia, bisa follow twitternya @Brightsunn 
Bisa juga buka blognya http://missbrightsunn.wordpress.com/

***
Gimana? Oke ga?
Yang lagi jatuh cinta, kira2 daleeemm banget ga puisinyaa?? hahaha
 photo 83.gif photo 51.gif photo 85.gif
Selamat bersakit-sakit ria, juga bersenang2 ria karena lagi kejatuhan barang namanya cinta. Nikmatilah. Tapi ingat apa kata bang Tere Liye :

"Tentu saja boleh pengin calon suami yang 'paket spesial': ganteng, kaya, pintar, saleh, baik, dari keluarga terhormat pula. Boleh. Siapa yang larang?
Hanya saja, pastikan yang ganteng, kaya, pintar, saleh dan baik pula itu mau memilih kita jadi istrinya :)" 
--Tere Lije
 photo 27.gif photo 27.gif photo 27.gif

3 comments:

  1. Setuju sama 2-2nya dhir. Tp udah gak jaman buat gue kyknya LOL

    ReplyDelete
  2. muahahahaha kece badai melambai-lamabai

    ReplyDelete
  3. lucu kamu dek...hhahahaha, tp nanti km lg fall in love pasti sama kyk tmennmu tuh :)

    ReplyDelete